Penerimaan kawat dan kabel saat memasuki lokasi merupakan tautan penting dalam memastikan keselamatan proyek. Langkah-langkah dan spesifikasi berikut harus diterapkan secara ketat:
I. Persiapan Pra-Penerimaan
-
Beritahu Pihak Terkait: Memberitahukan Unit Pengawasan dan Perwakilan Pemilik terlebih dahulu untuk menjadwalkan waktu pemeriksaan bersama.
-
Siapkan Dokumentasi: Siapkan gambar desain, dokumen spesifikasi, dan formulir catatan penerimaan.
-
Alat Penerimaan: Pita pengukur baja, jangka sorong, Penguji resistansi isolasi (Megger), dll.
II. Verifikasi Dokumentasi (Wajib)
Semua dokumen yang tercantum di bawah ini harus lengkap dan valid.
|
Nama Dokumen |
Persyaratan |
|---|---|
|
Sertifikat Kesesuaian Produk |
Salinan asli diperlukan untuk setiap batch; informasi harus lengkap dan dapat dibaca. |
|
Laporan Inspeksi |
Dikeluarkan oleh laboratorium pengujian yang terakreditasi nasional. |
|
Laporan Uji Pabrik |
Harus mencakup pengujian ketahanan api, peringkat ketahanan api, dll. |
⚠️ Catatan:Kabel tanpa dokumen sertifikasi yang sah tidak diperbolehkan masuk ke lokasi.
AKU AKU AKU. Standar Penerimaan Fisik
1. Inspeksi Visual
-
✅ Lapisan insulasi/jaket utuh dan tidak rusak, dengan ketebalan seragam dan warna konsisten.
-
✅ Tidak ada cacat seperti kempes, terpelintir, retak, atau melepuh.
-
✅ Konduktor tidak menunjukkan oksidasi, karat, kerusakan, atau untaian lepas.
2. Pemeriksaan Penandaan & Pelabelan
-
Penandaan pada selubung luar harus diberi jarak dengan jarak tidak lebih dari 1 meter.
-
Isi:Nama pabrikan, Spesifikasi/Model, Tegangan terukur, Panjang, tanda sertifikasi CCC.
-
Penandaan harus dapat terbaca dan tetap jelas setelah digosok sebanyak 5 kali dengan kain yang dibasahi bensin atau alkohol.
3. Pengukuran Dimensi
-
Toleransi Panjang: Kesalahan tidak boleh melebihi 0,5% dari total panjang.
-
Ketebalan Isolasi:Diukur dengan jangka sorong; harus mematuhi GB/T 5023.3-2008.
-
Resistansi Konduktor:Resistansi konduktor tembaga pada 20°C ≤ 0,017241 Ω·mm²/m.
4. Pengujian Kinerja Listrik
-
Resistansi Isolasi:
-
Kabel tegangan rendah (0,6/1kV): ≥ 0,5 MΩ·km.
-
Setelah kabel direndam dalam air selama 24 jam, uji dengan Megger 750V: Resistansi > 0,5 MΩ.
-
Untukkabel dan kabel, uji dengan Megger 1000V: Resistansi > 10 MΩ.
-
IV. Protokol Pengambilan Sampel & Pengujian Laboratorium
1. Prinsip Pengambilan Sampel
-
Pabrikan yang sama, batch yang sama, model yang sama, spesifikasi yang sama.
-
Rasio Pengambilan Sampel:Minimal 1 sampel per batch.
-
Penerimaan Hemat Energi: Spot check ≥10% dari total tipe spesifikasi, minimal 2 tipe.
2. Penanganan Ketidakpatuhan
-
Tes pertama gagal →Pengambilan sampel gandauntuk verifikasi ulang.
-
Verifikasi ulang gagal →Tolak seluruh batch; penggunaannya sangat dilarang.
V. Masalah Umum & Pembuangan
|
Masalah |
Metode Pembuangan |
|---|---|
|
Kekurangan panjang |
Meminta produsen untuk memberi kompensasi 10x meteran yang hilang. |
|
Ketebalan insulasi tidak mencukupi |
Kembalikan/ganti seluruh batch. |
|
Resistensi konduktor yang berlebihan |
Kembalikan/ganti seluruh batch. |
|
Tanda-tanda yang tidak terbaca |
Tolak atau minta penandaan ulang. |
VI. Inspeksi Material Visual & Manual
Inti Tembaga:
-
Tembaga Standar Nasional (GB):Merah keunguan, berkilau cerah, lembut, tidak mudah pecah.
-
Tembaga Non-Standar: Kekuningan/kusam, banyak kotoran, keras, rapuh.
Bahan Isolasi/Selubung:
-
Bahan Tahan Api:Fleksibilitas/ketangguhan yang baik; tidak ada bekas putih atau retak saat ditekuk.
-
Bahan Rendah: Menjadi putih bila ditekuk, keras, rapuh, mudah retak.
Pemeriksaan Pengupasan: Tidak ada kotoran internal atau gelembung udara; isolasi tidak menempel pada konduktor.
VII. Tes Kelistrikan Sederhana di Tempat
Uji Resistansi Isolasi:
Gunakan Megger untuk menguji resistansi fase-ke-fase dan fase-ke-tanah. Untuk kabel LV, nilai yang lebih tinggi lebih baik. Nilai yang rendah menunjukkan kelembapan/kerusakan—tolak segera.
Uji Kontinuitas:
Uji setiap inti kabel multiinti untuk mengetahui kontinuitasnya. Pastikan tidak ada sirkuit terbuka, korsleting, atau sambungan silang.
VIII. Penerimaan Khusus untuk Kabel Tertentu
-
Kabel Tahan Api / Tahan Api:Verifikasi penandaan dan laporan pengujian. Tes sederhana yang lebih ringan dapat dilakukan (padam sendiri setelah dikeluarkan dari nyala api menunjukkan lulus).
-
Kabel LSZH (Rendah Asap Nol Halogen): Selubung luar seharusnya tidak berbau halogen; pembakaran menghasilkan sedikit asap dan tidak ada asap hitam.
-
Kabel Lapis Baja: Pita baja/pelindung kawat harus tersusun rapi, bebas karat, dan sambungan pangkuan harus mengikuti spesifikasi.
IX. Retensi & Penyegelan Sampel
-
Potong dan segel 1–2 meter sampel dari setiap batch, tanda tangani untuk disimpan, untuk pengujian ulang atau penyelesaian sengketa di masa mendatang.
-
Tanda tangan untuk pergudangan pada saat penerimaan; langsung menolak batch yang tidak sesuai, mengambil foto sebagai bukti, dan mengatur pengembalian/penggantian.
X.8 Syarat Penolakan Segera
-
Sertifikat Kesesuaian, tanda 3C, atau Laporan Pengujian tidak ada.
-
Model/Spesifikasi tidak sesuai kontrak.
-
Tanda samar atau hilang pada selubung luar.
-
Jaket rusak, masuknya air, atau lembab.
-
Diameter konduktor terlalu kecil atau ketebalan insulasi tidak mencukupi.
-
Inti tembaga kusam, tidak murni, keras, atau rapuh.
-
Panjang drumnya pendek atau meternya hilang.
-
Resistansi isolasi rendah atau adanya sirkuit pendek/terbuka.
XI. Standar Referensi Utama
-
Kode penerimaan mutu konstruksi teknik kelistrikan gedungGB50303-2015
-
Kode penerimaan teknik bangunan hemat energiGB50411-2007
-
Konduktor kabel berinsulasiGB/T3956-2008